UPDATELAMPUNG.COM, Bandar Lampung – Aktivitas transportasi di Provinsi Lampung pada April 2026 menunjukkan perkembangan yang beragam pada masing-masing moda angkutan. Data terbaru mengindikasikan adanya penguatan pada sektor transportasi kereta api, sementara angkutan udara dan laut mengalami penyesuaian dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyampaikan bahwa perkembangan sektor transportasi tersebut merujuk pada data resmi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.
“Data yang disampaikan BPS Lampung 2 Juni 2026 menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat di Provinsi Lampung masih terjaga dengan baik. Meskipun terdapat penurunan pada beberapa moda transportasi akibat faktor musiman, sejumlah indikator tetap menunjukkan kinerja yang positif, khususnya pada angkutan kereta api,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Pada moda angkutan udara, jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 51.870 orang. Secara bulanan (month-to-month), jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 4,49 persen dibandingkan Maret 2026. Begitu pula secara tahunan (year-on-year), jumlah penumpang mencatatkan penurunan 7,86 persen.
Sementara itu, pada sektor angkutan laut, jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Bakauheni tercatat sebanyak 51.451 orang. Angka tersebut turun 54,22 persen secara bulanan dan mengalami penurunan 59,02 persen dibandingkan April tahun sebelumnya.
Ganjar menjelaskan bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh faktor musiman, terutama tingginya lalu lintas penumpang pada periode pembanding yang berkaitan dengan momentum arus mudik dan arus balik Hari Raya.
Di sisi lain, moda angkutan kereta api mencatatkan kinerja yang cukup menggembirakan. Jumlah penumpang yang berangkat melalui Stasiun Tanjung Karang mencapai 85.795 orang, meningkat 1,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 5,74 persen dibandingkan April 2025.
“Kereta api terus menunjukkan tren positif sebagai moda transportasi yang semakin diminati masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien,” kata Ganjar.
Secara keseluruhan, perkembangan sektor transportasi pada April 2026 memperlihatkan bahwa aktivitas mobilitas masyarakat Lampung tetap berlangsung dinamis. Pertumbuhan pada sektor kereta api menjadi sinyal positif bagi penguatan konektivitas dan aktivitas ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan transportasi guna mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta memperkuat daya saing daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)











